Lean Manufacturing System – Tools untuk menjadikan Perusahaan Kelas Dunia

Lean Manufacturing System – Tools untuk menjadikan Perusahaan Kelas Dunia

  • 18-19 July 2016
  • 18-19 August 2016
  • 15-16 September 2016
  • 13-14 October 2016
  • 17-18 November 2016
  • 15-16 December 2016

Venue: Hotel Harris Tebet Jakarta

Durasi Pelatihan
2  days

PENDAHULUAN:
Lean Manufacturing System merupakan suatu sistem yang dikembangkan oleh Toyota Corporation untuk meningkatkan profit perusahaannya melalui penekanan biaya produksi dengan cara yang tepat sasaran.
Taiichi Ohno (founder of TPS, 1998) mengatakan: “Yang kita lakukan adalah memperhatikan rentang waktu dari saat pelanggan memberikan pesanan sampai saat kita menerima cash. Dan kita terus menerus memperpendek rentang waktu tersebut dengan menghilangkan non-value added wastes.”

Tidak heran jika dengan filosofi diatas Lean Manufacturing bisa mendobrak dunia dan sistemnya dijadikan referensi banyak perusahaan bahkan perusahaan diluar manufacturing. Inti dari konsep Lean Manufacturing adalah Kaizen yang dilakukan di segala bidang mulai dari hulu yaitu ketika pelanggan memberikan pesanan sampai dengan hilir yaitu pada saat pelanggan menerima pesanan yang diminta. Termasuk di dalamnya bagaimana order di handle oleh PPIC, raw material didatangkan oleh bagian purchasing, pembuatan barang oleh bagian produksi, mesin di pelihara oleh bagian maintenance sampai akhirnya bagian shipping mendeliverikan pesanan kepada pelanggan. Konsep diataslah yang dapat menghasilkan keuntungan bagi Toyota sehingga dapat mencapai USD 8.13 milyar pada tahun fiskal 2002. Keuntungan tersebut merupakan keuntungan terbesar perusahaan otomotif sepanjang dekade. Bahkan keuntungan tersebut tidak dapat mengalahkan keuntungan dari gabungan 3 perusahaan otomotif raksasa yaitu GM, Chrysler dan Ford. Nilai sahamnya pun melonjak 24% dari tahun sebelumnya. Suatu hal yang fantastis dan pantas ditiru oleh kita semua. Training dalam 2 hari ini akan mengulas secara konseptual hal hal yang harus dijalankan oleh suatu perusahaan dalam mengimplementasikan Lean Maniufacturing beserta tools-tools yang digunakan.

CAKUPAN MATERI TRAINING:
1.    Konsep dasar Lean Manufacturing
2.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Lean Manufacturing
3.    Prinsip-prinsip dasar implementasi Lean Manufacturing
4.    Metode implementasi Lean Manufacturing
5.    Tools-tools yang digunakan dalam Lean Manufacturing seperti:
a.    5S
b.    Kaizen
c.    Value Stream Mapping
d.    Line Balancing
e.    Total Productive Maintenance (TPM)
f.    Just In Time (JIT) / Pull System / Kanban System
g.    Inventory Control by Supply Chain Management (SCM)
6.     7 (Seven) Waste
7.    Penyebab kegagalan implementasi Lean Manufacturing
8.    7 Ketrampilan yang membuat pekerja menjadi Lean (company sudah berbudaya Lean)

METODE TRAINING:
a.    Dialog Interaktif / Sharing
b.    Diskusi Grup / Latihan di kelas & Case Study

SASARAN PESERTA TRAINING:
Pimpinan Perusahaan, Direktur, Plant Manager, Manager dan Supervisor yang bergerak di bidang purchasing, PPIC, Produksi, Maintenance / Engineering, QA, Shipping, dll.

INSTRUCTOR :   Indro Agung Handoko And Team

Investment Fee

  • IDR 4,500,000/Trainee (Excluding PPN10%)
  • Disc 10% mendaftar 2 peserta

Including: Module, Flash Disc, Certificates, Souvenir, Door Prize, Lunch & Coffee Break

TRAINING INSTRUCTOR
Indro Agung Handoko lulusan dari teknik Elektro Universitas Gadjah Mada (UGM), telah berkecimpung di dalam dunia industri lebih dari 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture. Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengeterapkan Konsep Total Preventive Maintenance (TPM) dan Kaizen dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya. Master di bidang TPM dan Kaizen diperoleh dengan mendapatkan akreditasi International dengan mendapatkan Sertifikat TPM dan Kaizen sampai dengan level Intermediate dari Omron – Jepang. Project-project yang telah berhasil dijalankan antara lain:

  • 8 group Kaizen dalam rentang tahun 2001 – 2006. Kaizen mampu meningkatkan produktifitas rata-rata 30%.
  • 25 group TPM dalam rentang tahun 2003 – 2006. TPM berhasil menurunkan Break Down Machine rata-rata 25%, bahkan ada yang mencapai 60%.
  • Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  • Best Practice Competition yang diselenggarakan Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.

Perusahaan yang pernah ditangani antara lain:
PT. Keihin Indonesia, PT. Asian Isuzu Casting, PT. IDS Manufacturing Indonesia, PT. SGL, PT. Sumco Indonesia, PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. Mulia Cemerlang Dian Persada, PT. Mulia Inti Pelangi, PT. Tunas Ridean, PT. Nakakin Indonesia, PT. Smurfit Container Indonesia, PT. Freyabadi Indotama, Perum Peruri, PT. Toyo Besq PPI, PT. Reiken, PT. Bridgestone Kalimantan Plantation, PT. Permata Era Dua Satu, PT. Hyundai Indonesia Motor, PT. Jembo Cable, PT. Barikin Sakti, PT. Charoen Pokphan Indonesia, PT. Cipta Niaga Gas, PT. DNP Indonesia, PT. JST Indonesia, PT. Gerak Mitra Tangguh, PT. Honda Lock Indonesia, PT. Daehan Global, PT. Sunstar Engineering Indonesia, PT. Gelora Djaja, PT. Sorini Towa Berlian Corporindo  and many else.

 

Pendaftaran Online | INFO-TRAINING.COM
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi 085102495051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

 

 

Pendaftaran Online | INFO-TRAINING.COM
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi 085102495051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days